Cara Merawat Anak Penderita Hidrosefalus

Cara Merawat Anak Penderita Hidrosefalus

Cara Merawat Anak Penderita Hidrosefalus –¬†Merawat anak hidrosefalus bukanlah sebuah perkara yang mudah. Untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak, maka perlu ada perlakuan dan perhatian khusus dari orangtua. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar anak hidrosefalus tidak ‘tertinggal’ terlalu jauh dibanding anak seusianya.

Hal utama yang harus dilakukan adalah mengetahui penyebab pasti dari hidrosefalus tersebut. Sebab, hidrosefalus bisa disebabkan oleh beberapa hal, antara lain karena bawaan, infeksi di otak, atau akibat tumor. Setelah itu, Anda baru bisa mengambil langkah yang sesuai untuk merawat anak hidrosefalus di rumah.

Pada anak hidrosefalus mungkin saja tidak terdapat masalah dengan otaknya. Tetapi akibat terdapat cairan di otak anak yang tidak bisa mengalir ke sumsum tulang belakang dengan baik, maka membuat kepala anak tersebut membesar dan menekan bagian otaknya.

Cara Merawat Anak Penderita Hidrosefalus

Kemungkinan bagi otak dapat tumbuh dan berkembang menjadi lebih sulit. Namun, tetap ada kesempatan untuk otak anak tersebut bisa berkembang. Jadi orang tua tidak boleh hanya membiarkan anak hidrosefalus tergeletak di tempat tidur, tanpa diajari kemampuan-kemampuan dasar layaknya anak pada umumnya.

Kontrol rutin ke dokter juga tetap harus dilakukan. Jika kondisi anak sudah dipasangkan selang untuk mengeluarkan cairan pada otaknya, kontrol rutin bisa dilakukan sebulan sekali atau tiga bulan sekali. Kontrol ini dilakukan untuk mengecek apakah selang yang dipasang tersumbat atau tidak.

Tetapi, pada anak yang terkena hidrosefalus tetapi belum pernah diobati, kontrol harus dilakukan sesuai saran dokter untuk mengetahui penyebab dan pengobatannya secepat mungkin.

Perawatan anak hidrosefalus di rumah juga bisa dibantu dengan beberapa alat-alat yang bersifat rehabilitasi, seperti penggunaan kursi roda, atau alat yang bisa melatih anak berdiri. Tenaga khusus untuk merawat anak hidrosefalus (perawat) sebetulnya tidak mutlak diperlukan, tetapi pada kasus-kasus tertentu misalnya bila anak sangat tidak mandiri, tidak bisa makan, harus menggunakan selang, tidak bisa bicara, dan lain sebagainya, maka perawat khusus di rumah diperlukan.

Selain itu, Anda juga perlu memerhatikan asupan gizi anak. Anak dengan hidrosefalus kemungkinan akan berbaring lama. Hal ini dapat menyebabkan proses katabolisme (metabolisme yang dapat merusak tubuh) dalam tubuhnya meningkat. Sehingga penderita hidrosefalus membutuhkan makanan yang tinggi protein dan cukup kalori.

Perlu diketahui, hidrosefalus bukanlah penyakit melainkan sebuah akibat karena adanya kelainan dalam tubuh. Itulah sebabnya, hidrosefalus sangat mungkin disembuhkan. Maka dari itu, stimulasi harus tetap diberikan, termasuk menyekolahkannya, belajar musik, maupun mengajak anak berolahraga.

Sebelum melakukan semua stimulasi tersebut, Anda perlu menghilangkan terlebih dahulu masalah maupun penyebab hidrosefalus pada anak. Kalau hidrosefalus masih ada tetapi anak tetap diberikan berbagai macam stimulasi, maka cairan yang banyak di dalam otak akan menekan daging otaknya dan menyebabkan otak tidak bisa tumbuh dengan baik.

Itulah beberapa cara untuk merawat Anak dengan hidrosefalus, diperlukan kesabaran dan kewaspadaan untuk merawat Anak dengan hidrosefalus. Hal ini bertujuan untuk membantu Anak dalam tumbuh kembangnya.

Semoga informasi dari kami bermanfaat. Terima kasih

Post by Pengobatan Hidrosefalus Tradisional.

Cara Merawat Anak Penderita Hidrosefalus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *